Tips Mengajarkan Supaya Anak Cepat Berbicara


Mengajarkan cara berbicara pada anak adalah tantangan orangtua pada usia emas pertumbuhan anak. Dengan mereka pandai berbicara, maka akan mempermudah pula komunikasi untuk mengajar banyak keterampilan lain yang dibutuhkan oleh anak-anak. Buat sebagian anak, mungkin belajar berbicara adalah hal yang tidak sulit, namun untuk sebagian anak lainnya berbicara adalah hal yang cukup sulit untuk diajarkan. Memang tidak selalu bisa dibandingkan kemampuan tiap-tiap anak.  Namun, sebenarnya jika Anda konsisten dan disiplin, maka tips di bawah ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah untuk membantu anak lebih mudah berbicara. 


Sebelum masuk sekolah Playgroup ataupun TK, pihak sekolah akan menuntut anak-anak untuk pandai berbicara terlebih dulu. Minimal untuk beberapa komunikasi dasar tertentu. Hal ini agar memperlancar proses belajar mengajar di sekolah, dan anak pun juga bisa lebih mudah juga untuk bergaul dengan teman-teman barunya. Jika belum bisa, biasanya akan direkomendasikan untuk mengikuti terapi wicara.

Keterampilan berbicara akan membuat anak lebih percaya diri dalam pergaulannya. Ia pun akan lebih maksimal dalam menyerap instruksi pengajaran yang Anda atau sekolah berikan. Umumnya menjelang 3 tahun, anak akan senang berbicara, meskipun masih “cadel”. Dia akan akan ungkapkan banyak hal yang ada dalam pikirannya. Diiringi dengan gerak tubuh dan ekspresi wajah. Lalu begitu ia menginjak usia 4 tahun, anak akan lebih detail bertanya dan kosakatanya juga semakin kompleks. Penyerapan bahasanya semakin sempurna.

Lalu bagaimana cara agar orangtua bisa merangsang keterampilan berbicara anak? Dan meningkatkan kamus bahasanya sehingga ia lebih mudah mengkomunikasikan banyak hal?

Tunjukkan ketertarikan Anda pada cerita anak. Anak senang didengarkan dan menuntut agar Anda perhatikan. Beri tanggapan agar dia tahu bahwa Anda mendengarkannya.

Ajak dalam permainan pura-pura. Misalnya jadi seorang dokter atau menjadi tokoh kartun favoritnya. Permainan ini akan mendorong dia untuk berbahasa dan juga mengingat percakapan dalam serial favoritnya. Dia akan terstimulasi secara alami untuk berbicara banyak.

Setelah menonton acara televisi atau video, ajak si kecil untuk berdiskusi tentang film yang barusan Anda tonton bersamanya. Tanyakan hal-hal sederhana yang mendorong dia untuk menceritakan kembali. Bantu dia dengan bahasa versi Anda untuk memperkaya khasanah ceritanya.

Tegas dan jelas berbicara di hadapannya. Cara Anda mengucapkan sesuatu dengan jelas akan membantunya pula untuk mengingat kosakata. Bantu dengan menunjuk pada sesuatu untuk memperjelas instruksi. Misal, dengan Anda menunjuk ke atas, ke bawah, ke benda yang Anda maksud, dan sebagainya.

Mendongenglah lebih sering. Jangan sepelekan kegiatan mendongeng sebelum tidur. Selain bisa memberikan suasana hati yang menyenangkan buat anak sebelum tidur, dongeng atau cerita adalah saran ampuh untuk memperkenalkan bahasa yang baik pada anak. Jangan lupa, dalam dongeng pun, Anda juga bisa mengajarkan karakter positif. Banyak teladan yang bisa anak dapatkan melalui dongeng.

Jangan bosan memberikan penjelasan pada banyak hal yang baru anak lihat atau alami. Anak sebenarnya terus menantikan Anda menjelaskan tentang segala sesuatu, meskipun ia sedang diam memperhatikan. Orangtua adalah guru favorit anak. Percayalah!

Jaga kontak mata saat berkomunikasi dengan anak. Jangan segan atau malas saat anak mengajak bicara. Berbicara dengan anak adalah sama serius dan pentingnya dengan saat Anda berbicara dengan atasan di kantor. Ia adalah masa depan yang perlu diprioritaskan.

Berikan instruksi yang beragam tingkat kesulitannya. Anak senang untuk diberi instruksi atau perintah baru. Kadang dalam instruksi ini, anak menemukan unsur permainan. Buatnya, menjalankan tugas adalah seperti bermain. Makanya jangan heran jika anak senang bila membantu menyapu, mengepel, cuci mobil, dan sebagainya. Baginya melakukan kegiatan bersama Anda adalah di atas segalanya.

Mainkan permainan mendengar dengan menutup mata. Misalnya ketika menonton serial televisi kesukaannya, maka ajak dia untuk memejamkan mata dan mengenali suara tokoh-tokohnya. Anda di sini sudah mengajarkan 3 hal sekaligus. Mendengar dan menghapal, serta berbicara.

Rangsang anak untuk berani berbicara dengan orang lain. Misalnya, ketika membayar di kasir supermarket, menjawab tukang sayur, dan sebagainya.

Jika Anda jauh dari rumah, cobalah untuk menelepon anak di waktu senggang Anda. Anda tak bisa bayangkan luapan kegembiraan anak saat orangtuanya menelepon. Rangsang dengan pertanyaan seputar kegiatannya hari ini dan apakah yang ia rasakan. Pembicaraan yang aktif akan membantunya juga cepat lancar berbicara.

Ajak anak banyak bermain dengan teman seusianya. Komunikasi dengan teman sebaya akan mendorongnya berusaha keras berkomunikasi lancar. Ada ikatan alami yang di antara anak-anak usia sebaya. Dan ini efektif membantunya berbahasa.

Posting Komentar

0 Komentar